Silsilah keluarga besar Mbah Koneng Kotaanyar selama ini hanya tersimpan di satu buku catatan tulisan tangan. Kami mendigitalkannya menjadi arsip yang bisa dicari, dijelajahi, dan dijaga bersama oleh seluruh keluarga.
0
Garis keturunan pertama
0+
Nama tercatat s/d generasi III
Silsilah Keluarga Besar Mbah Koneng Kotaanyar
Mbah Koneng
Disalin ulang dari halaman pertama buku silsilah asli.
Latar belakang
Silsilah Keluarga Besar Mbah Koneng Kotaanyar selama ini dicatat tangan di sebuah buku — lengkap dengan garis keturunan, nama tempat, dan catatan kecil seperti "meninggal dunia masih kecil". Satu-satunya salinan ada di buku itu sendiri: rawan rusak, sulit dicari, dan sulit dibagikan ke anggota keluarga yang tersebar di banyak desa.
Proyek ini memindahkan seluruh catatan tersebut — dari Mbah Koneng hingga turunan ketiga — ke dalam arsip digital. Bukan sekadar menyalin, tapi menyusunnya menjadi pohon keluarga yang bisa ditelusuri per generasi, per garis keluarga, dan per nama.
Bagan Lengkap Visual
Struktur visual diagram lengkap dari Mbah Koneng, 7 garis anak (Keturunan I), cucu (Keturunan II), hingga cicit dan seterusnya (Keturunan III - V).
💡 Tips: Cubit 2 jari (HP) / roda scroll mouse untuk zoom, klik & geser untuk menjelajah bagan secara bebas.
Seluruh pohon keluarga
Buka setiap garis keturunan untuk melihat anak dan cucunya, atau cari nama langsung dari kotak pencarian.
* Sejumlah tulisan tangan di buku asli sulit dipastikan ejaannya (mis. beberapa nama di keturunan V dan VII) dan disalin sebisa mungkin. Bagian yang benar-benar tidak terbaca ditandai "(belum terbaca)".
Edukasi & Budaya Nusantara
Dalam tradisi penamaan silsilah luhur, setiap generasi ke bawah dari leluhur utama memiliki sebutan khusus secara berkesinambungan hingga generasi ke-18 (Trah Tumerah).
Keturunan generasi pertama langsung dari orang tua.
Bahasa Indonesia: Cucu
Anak dari anak.
Bahasa Indonesia: Cicit
Anak dari cucu.
Bahasa Indonesia: Piut
Anak dari cicit.
Bahasa Indonesia: Cicit Gantung / Wareng
Anak dari canggah / piut.
Generasi keenam dari leluhur.
Generasi ketujuh dari leluhur.
Generasi kedelapan dari leluhur.
Generasi kesembilan dari leluhur.
Generasi kesepuluh dari leluhur.
Generasi ke-11 dari leluhur.
Generasi ke-12 dari leluhur.
Generasi ke-13 dari leluhur.
Generasi ke-14 dari leluhur.
Generasi ke-15 dari leluhur.
Generasi ke-16 dari leluhur.
Generasi ke-17 dari leluhur.
Generasi ke-18; kesinambungan garis keturunan yang utuh.
Catatan Keturunan Mbah Koneng: Saat ini silsilah yang tercatat di bagan visual telah memuat hingga Keturunan ke-5 (Wareng) pada garis keturunan Bp. Artija / Panggung → Ibu Akmina → Ibu Sarem / Munati → B. Mardani Joso → Adiono dkk.
Yang sedang dibangun
Ketik satu nama, langsung temukan posisinya di pohon keluarga — termasuk orang tua, saudara, dan keturunannya.
Telusuri dari Mbah Koneng turun ke generasi kedua dan ketiga, persis seperti alur di buku aslinya.
Ada nama yang salah tulis atau garis silsilah yang belum lengkap? Anggota keluarga bisa mengusulkan perbaikan.
Jika Anda keturunan Mbah Koneng dan punya informasi yang belum tercatat di buku, kabari kami agar arsipnya makin lengkap.